Senin, 29 Oktober 2012

NAMA : REGINA LISTYA KARTIKASARI
KELAS : 3EB20
NPM : 25210709
TULISAN
DOSEN : EDY PURWANTORO
 
PAJAK DI INDONESIA
Pajak adalah iuran kepada negara (yang dapat dipaksakan) yang terutang oleh yang wajib membayarnya menurut peraturan-peraturan, dengan tidak mendapat prestasi kembali, yang langsung dapat ditunjuk, dan yang gunanya adalah untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran umum berhubung dengan tugas Negara untuk menyelenggarakan pemerintahan”.
2. Fungsi Pajak
Fungsi pajak secara sederhana adalah untuk menyelenggarakan kepentingan bersama para warga masyarakat. Berdasarkan ciri-ciri yang melekat pada pengertian pajak dari berbagai definisi, terdapat 2 (dua) fungsi pajak yaitu:

a.  Fungsi Penerimaan (Budgetair)

Pajak sebagai sumber dana bagi pemerintah untuk membiayai pengeluaran-pengeluarannya.
  • Contoh: dimasukkannya pajak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai penerimaan dalam negeri.

b. Fungsi Mengatur (Regulerend)

Pajak sebagai alat untuk mengatur atau melaksanakan kebijaksanaan pemerintah dalam bidang sosial dan ekonomi.
  • Contoh: dikenakannya pajak yang lebih tinggi terhadap minuman keras dapat ditekan serta demikian pula dengan barang mewah.

3. Pengelompokan Pajak

Pajak dikelompokkan menjadi :

a. Menurut Golongannya

1). Pajak Langsung
Pajak langsung adalah pajak yang harus dipikul sendiri oleh Wajib Pajak (WP) dan tidak dapat dibebankan atau dilimpahkan kepada orang lain.
  • Contoh: Pajak Penghasilan (PPh).

2). Pajak tidak langsung
Pajak tidak langsung adalah pajak yang pada akhirnya dapat dibebankan atau dilimpahkan kepada orang lain.
  • Contoh: Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

b. Menurut sifatnya

1). Pajak subyektif

Pajak obyektif adalah pajak yang berpangkal pada objeknya, tanpa memperhatikan keadaan diri Wajib Pajak (WP).
  • Contoh: Pajak Penghasilan (PPh).

2). Pajak Obyektif

Pajak obyektif adalah pajak yang berpangkal pada objeknya, tanpa memperhatikan keadaan diri Wajib Pajak (WP).
  • Contoh: Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah.

c. Menurut Lembaga Pemungutannya
1). Pajak Pusat

Pajak pusat adalah pajak yang dipungut oleh pemerintah pusat dan digunakan membiayai rumah tangga negara.
  • Contoh: Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), dan bea materai.

2). Pajak Daerah
Pajak daerah adalah pajak yang dipungut oleh pemerintah daerah dan digunakan untuk membiayai rumah tangga daerah. Pajak daerah terdiri atas:

a).Pajak Propinsi
  • Contoh: Pajak Kendaraan Bermotor dan Kendaraan di Atas Air, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor.

b).Pajak Kabupaten/Kota
  • Contoh: Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Reklame, dan Pajak Penerangan Jalan.

Minggu, 14 Oktober 2012

TULISAN SEJARAH AKUNTANSI DAN LAPORAN KEUANGAN


 
NAMA : REGINA LISTYA KARTIKASARI
KELAS : 3EB20
NPM : 25210709
TULISAN
DOSEN : EDY PURWANTORO

SEJARAH AKUNTANSI
Akuntansi sebagai suatu seni yang mendasarkan pada logika matematik - sekarang dikenal sebagai “pembukuan berpasangan” (double-entry bookkeeping) - sudah dipahami di Italia sejak tahun 1495 pada saat Luca Pacioli (1445 - 1517), yang juga dikenal sebagai Friar (Romo) Luca dal Borgo, mempublikasikan bukunya tentang “pembukuan” di Venice. Buku berbahasa Inggris pertama diketahui dipublikasikan di London oleh John Gouge atau Gough pada tahun 1543.
Sebuah buku ringkas menampilkan instruksi akuntansi juga diterbitkan pada tahun 1588 oleh John Mellis dari Southwark, yang termuat perkataanya, "I am but the renuer and reviver of an ancient old copie printed here in London the 14 of August 1543: collected, published, made, and set forth by one Hugh Oldcastle, Scholemaster, who, as appeareth by his treatise, then taught Arithmetics, and this booke in Saint Ollaves parish in Marko Lane." John Mellis merujuk pada fakta bahwa prinsip akuntansi yang dia jelaskan (yang merupakan sistem sederhana dari masukan ganda/double entry) adalah "after the forme of Venice".
Pada awal abad ke 18, jasa dari akuntan yang berpusat di London telah digunakan selama suatu penyelidikan seorang direktur South Sea Company, yang tengah memperdagangkan bursa perusahaan tersebut. Selama penyelidikan ini, akuntan menguji sedikitnya dua buku perusahaan para. Laporannya diuraikan dalam buku Sawbridge and Company, oleh Charles Snell, Writing Master and Accountant in Foster Lane, London. Amerika Serikat berhutang konsep tujuan Akuntan Publik terdaftar pada Inggris yang telah memiiki Chartered Accountant di abad ke 19.
LAPORAN AKUNTANSI
Akuntansi disebut sebagai bahasa bisnis karena merupakan suatu alat untuk menyampaikan informasi keuangan kepada pihak-pihak yang memerlukannya. Semakin baik kita mengerti bahasa tersebut, maka semakin baik pula keputusan kita, dan semakin baik kita di dalam mengelola keuangan.  Untuk menyampaikan informasi-informasi tersebut, maka digunakanlah laporan akuntansi atau yang dikenal sebagai laporan keuangan. Laporan keuangan suatu perusahaan biasanya terdiri atas empat jenis laporan, yaitu neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan laporan arus kas.
  • Neraca, adalah suatu daftar sistematis yang memuat informasi mengenai aktiva, utang dan modal suatu perusahaan pada akhir periode tertentu. Disebut sebagai daftar yang sistematis, karena neraca disusun berdasarkan urutan tertentu. Dalam neraca dapat diketahui berapa jumlah kekayaan perusahaan, kemampuan perusahaan membayar kewajiban serta kemampuan perusahaan memperoleh tambahan pinjaman dari pihak luar. Selain itu juga dapat diperoleh informasi tentang jumlah utang perusahaan kepada kreditur dan jumlah investasi pemilik yang ada di dalam perusahaan tersebut.
  • Laporan laba rugi, adalah ikhtisar mengenai pendapatan dan beban suatu perusahaan untuk periode tertentu, sehingga dapat diketahu laba yang diperoleh dan rugi yang dialami.
  • Laporan perubahan modal, adalah laporan yang menunjukkan perubahan modal untuk periode tertentu, mungkin satu bulan atau satu tahun. Melalui laporan perubahan modal dapat diketahui sebab-sebab perubahan modal selama periode tertentu.
  • Laporan arus kas, dengan adanya laporan ini pemakai laporan keuangan dapat mengevaluasi perubahan aktiva bersih perusahaan, struktur keuangan (termasuk likuiditas dan solvabilitas) dan kemampuan perusahaan di dalam menghasilkan kas dimasa mendatang.

Tugas ke 2


NAMA : REGINA LISTYA KARTIKASARI
KELAS : 3EB20
NPM : 25210709
TUGAS KE 2 : BUATLAH KERANGKA KARANGAN
DOSEN : EDY PURWANTORO
Kerangka Karangan

Topik : Kegiatan Mahasiswa Universitas Gunadarma Periode 2011-2012

1 . Kegiatan Akademis
            1.1 Kegiatan Penelitian
1.1.1     Kegiatan Penelitian ATA 2011-2012
1.1.2     Kegiatan Penelitian PTA 2011-2012
            1.2 Kegiatan Seminar
                        1.2.1     Seminar di Depok
                        1.2.2     Seminar di Kalimalang
            1.3 Ceramah Ilmiah
            1.4 Kegiatan PKM
            1.5 Kegiatan Kursus
            1.6 Kegiatan Workshop

2 . Kegiatan Sosial
                  2.1 Partisipasi Mahasiswa dalam Membagikan Sembako kepada Masyarakat Sekitar                                         Kampus
2.1.1    Pembagian sembako di Bekasi Selatan
2.1.2    Pembagian sembako di Bekasi Timur
2.1.2    Pembagian sembako di Bekasi Barat
2.2 Partispasi Mahasiswa dalam Meningkatkan Kesehatan Masyarakat di Bekasi
2.3  Penggalangan Kerukunan Beragama bagi Warga Sekitar Kampus
2.4  Penggalangan Dana untuk Korban Bencana Alam di Indonesia
2.4.1        Tsunami di Aceh, Indonesia
2.4.2        Gempa bumi di Yogyakarta, Indonesia
2.4.3        Gempa bumi di Tasikmalaya, Indonesia
2.4.4        Tsunami di Mentawai, Indonesia dan Gunung Merapi meletus di Yogyakarta, Indonesia




3.Kegiatan Olah raga dan Seni
            3.1 Futsal antar  fakultas ekonomi
                        3.1.1 Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma Kalimalang di Next futsal
            3.2 Basket Antar Fakultas psikologi
            3.3 Karate dan Taekwondo di Universitas Kalimalang
            3.4 Paduan Suara
            3.5 Puisi
            3.6 Teater
            3.5 Lomba Fotografi antar Fakultas Ekonomi
                        3.5.1 Fakultas Universitas Gundarama Kalimalang